Asuransi jiwa

Saat ini, asuransi merupakan hal yang wajib kita miliki. Asuransi bermanfaat sebagai dana simpanan atau dana darurat, jika sewaktu – waktu kejadian tak terduga terjadi, seperti mendapatkan kecelakaan yang mengharuskan kalian di operasi atau rawat inap, atau ketika kalian di PHK.

Asuransi dapat menjadi investasi kalian untuk jangka panjang, sehingga dapat membantu kalian untuk meringankan keuangan kalian di masa depan. Asuransi dapat menjadi bagian perencanaan keuangan untuk masa depan kalian, sehingga kalian dapat mengatasi atau menghindari permasalahan keuangan di masa yang akan datang ataupun menghadapi kejadian yang terduga.

Jika berbicara masa depan, setiap orang ingin memiliki masa depan yang indah dan lebih baik dari banyak aspek, yakni aspek diri sendiri dan aspek keuangan. Oleh karena itu, kalian perlu menyimpan atau menabung sebagai investasi masa depan.

Salah satu cara yang dapat kalian lakukan untuk menyimpan keuangan untuk masa depan, kalian dapat menggunakan asuransi jiwa.

Asuransi jiwa merupakan asuransi yang bertujuan menanggung kerugian keuangan yang disebabkan oleh kematian atau hidup yang terlalu lama. Asuransi jiwa sendiri biasa disebut asuransi pensiun. Karena menjadi dana simpanan untuk uang dikala tua nanti, saat sudah tidak bekerja.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, asuransi jiwa dapat digunakan untuk dana simpanan yang digunakan di hari tua nanti atau dapat dicairkan untuk anggota keluarga lainnya saat “kita” meninggal.

Asuransi jiwa ini dapat kalian gunakan murni untuk memenuhi kebutuhan  sepenuhnya, bahkan saat tiba – tiba kalian berhenti kerja atau di PHK, kalian dapat mencairkan uang tersebut untuk modal kalian berusaha atau kebutuhan lain.

Perbedaan asuransi Jiwa murni dan investasi

Dalam asuransi jiwa murni perlindungan yang kalian dapatkan hanya asuransi jiwa tanpa ada nilai investasinya. Uang premi pun tidak bisa dicairkan begitu saja, kalau kalian tidak melakukan klaim. Akan tetapi premi tidak terikat untuk jangka waktu yang lama.

Sedangkan, asuransi jiwa untuk investasi memiliki dana tabungan untuk premi yang anda bayarkan. Sehingga tidak perlu heran, ketika kalian mencairkan uang tersebut kalian mendapat nilai lebih tinggi dari seharusnya.

Asuransi jiwa untuk investasi dapat kalian cairkan tanpa harus melakukan klaim, akan tetapi ada waktu menunggu, tidak bisa dicairkan sembarangan. Dalam asuransi jiwa investasi kalian tidak hanya mendapatkan perlindungan jiwa saja, namun mendapatkan keuntungan dari investasi tersebut.

Akan tetapi, nilai premi asuransi jiwa investasi lebih besar daripada asuransi jiwa murni. Hal ini dikarenakan, keuntungan yang ditawarkan.

Dan jika kalian tanya mana yang lebih baik? Jawabannya adalah pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Ada  beberapa manfaat dari asuransi jiwa yang harus kita ketahui beberapa manfaat  di antaranya sebagai berikut:

  1. Sebagai alternatif pengganti penghasilan keluarga.

Keadaan tak terduga bisa menimpa kita kapan saja dan tanpa direncanakan sebelumnya ini salah satu manfaat dari asuransi yang harus kamu tau diantaranya memberikan manfaat berupa sebagai pengganti biaya penghasilan keluarga, misalkan pemegang polis meninggal dunia maka ahli waris memperoleh benefit berupa santunan kematian.

2. Asuransi jiwa memberikan manfaat perlindungan dan menjaga kualitas hidup

Dalam perihal perlindungan asuransi ini sangatlah penting dimana apabila pemilik polis asuransi meninggal dunia maka semuanya akan terputus termasuk nafkah yang menjadikan mata pencaharian utamanya. Dengan perlindungan asuransi jiwa memberikan jaminan kualitas hidup yang lebih baik.


3. Santunan Biaya Duka

Dalam perlindungan asuransi  jiwa memberikan perlindungan berupa biaya santunan biaya duka tentunya ini sangat penting bagi orang yang ditinggalkan santunan biaya ini berupa biaya santunan dan biaya penguburan bagi pemegang polis asuransi jiwa. Jadi keluarga yang ditinggalkan tidak menambah duka yang mendalam.


3. Biaya Pengurusan warisan

Dalam perlindungan asuransi ini nasabah pemilik polis diberikan benefit  berupa santunan pengurusan waris, yang biasa di berikan bantuan kepada pengacara atau notaris disamping itu juga perlindungan dalam asuransi ini juga memberikan kepastian dan jaminan atas biaya yang timbul akibat pembagian warisan yang diberikan kuasa kepada pengacara atau notaris.

Dalam membeli asuransi jiwa ada beberapa yang harus diperhatikan oleh calon pembeli di antaranya sebagai berikut:

  1. Menentukan pilihan asuransi sesuai kebutuhan

     Dalam proses memilih asuransi jiwa  kamu harus mengetahui dan bisa memutuskan apa saja yang menjadikan kebutuhan kamu kelak nantinya, proses ini sama seperti kamu membeli barang seperti mobil maka kamu harus sesuaikan dengan kebutuhan misalkan dari segi kemampuan biaya, besarnya polis dan manfaat yang diberikan. Dalam membeli asuransi jiwa ini kamu harus pandai membandingkan antara asuransi dari suatu perusahaan dengan perusahaan asuransi lainnya.

2. Pilihlah perusahaan asuransi sesuai dengan track recordnya

Dalam membeli asuransi kamu perlu memperhatikan track record dari perusahaan penyedia asuransi tersebut biasanya bisa dilihat dari pelayanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi jiwa kepada nasabahnya tersebut.  Kamu bisa juga bisa memeriksanya di OJK atau Otoritas Jasa Keuangan


3. Biaya polis asuransi

Dalam besaran biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik asuransi jiwa sangatlah penting, kamu harus pertimbangkan biaya yang dikeluarkan sesuai dengan kemampuan biaya bulanan yang kamu keluarkan tersebut. Perhitungan biaya ini sangat penting sekali agar biaya asuransi tidak membebanimu kedepannya.


4. Layanan Klaim yang cepat dan layanan 24 jam

Dalam proses klaim asuransi kamu harus memperhatikan jelas layanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi, apakah layanan penyedia jasa asuransi memberikan layanan klaim yang cepat ataupun layanan 24 jam yang bisa jasa kamu memerlukan pertolongan yang serius dalam waktu yang tidak dapat ditentukan.

Proses klaim asuransi jiwa berikut langkah – langkahnya:

  1. Klaim asuransi

Dalam proses pengajuan klaim asuransi jiwa maka yang kamu harus lakukan adalah melaporkan kepada pihak asuransi jiwa bila terjadi kematian, kamu sebagai ahli waris dapat melaporkan kematian kepada pihak asuransi pertama kamu harus melaporkan kepada kelurahan dan dinas kependudukan agar di buatkan akta kematian dan diajukan ke pihak asuransi.


2. Pengajuan klaim ke pihak asuransi

Dalam hal ini ahli waris sebagai kuasa pemegang klaim mengisi formulir yang diajukan oleh perusahaan asuransi jiwa agar diproses lebih lanjut dalam lampirannya berupa akta kematian, surat keterangan kematian dari rumah sakit, dan surat ahli waris bukti pemakaman.


3. Verifikasi Proses klaim asuransi

Jika sudah melengkapi persyaratan klaim maka tinggal di tunggu saja polis akan diproses lebih lanjut oleh pihak perusahaan asuransi verifikasi akan dilakukan oleh perusahaan penyedia jasa asuransi berupa kelengkapan dokumen seperti apakah polis masih aktif, dan dokumen pendukung polis asuransi, dan juga syarat pengecualian tanggungan.

4. Perhitungan jumlah klaim tertanggung

Jika dalam proses verifikasi sudah selesai maka tahapan selanjutnya adalah proses perhitungan jumlah tanggungan yang dibayar oleh pihak perusahaan asuransi kepada ahli waris.


5. Proses pencairan klaim

Dalam proses yang terakhir ini adalah proses menunggu pencairan klaim asuransi, disini pihak tertanggung ahli waris harus memberikan rekening nya kepada perusahaan asuransi di sarankan menggunakan rekening pribadi agar tidak tercampur dengan dana masuk lainya.

        Jika kamu sudah mengetahui manfaat perlindungan dari asuransi jiwa ini hendaknya kamu segar memilih asuransi jiwa yang tepat dan sesuai  bagi kamu untuk kehidupan yang lebih nyaman.